Tugas 1 Memahami Struktur Teks “Dongeng Utopia Masyarakat Borjuis”
Tugas 1 hal. 56 - 63
Tahap orientasi merupakan tahap
pengenalan. Di sana terlihat gambaran umum tentang film “Rumah Tanpa Jendela”.
Tugas kalian selanjutnya adalah membuat pembagian hingga sekecil-kecilnya.
Misalnya, menceritakan secara rinci tentang gambaran umum film “Rumah Tanpa Jendela”
itu. Cermati secara saksama setiap informasi yang disampaikan dalam teks itu.
1. Setelah
kalian mengetahui struktur teks ulasan, carilah berbagai informasi yang terdapat
dalam tiap paragraf! Galilah informasi sebanyak-banyaknya yang terdapat dalam
teks tersebut.
a.
Informasi dalam orientasi tahap1:
Tradisi
film musical yang berpaku pada oposisi biner dikembangkan di Hollywood seperti
yang tampak pada film “Rumah Tanpa Jendela”
b.
Informasi dalam orientasi tahap 2:
Film ini
terinspirasi dari dongeng The Prince and The Pauper karya Mark Twain. Pada film
ini tokoh utamanya adalah Aldo yang memiliki kekayaan berlebih tetapi ia tidak
memiliki teman serta tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarganya, dan Rara
yang hidup dalam kemiskinan, bahkan rumahnya pun tidak memiliki jendela, hal
itu membuatnya memnginginkan sebuah
rumah yang berjendela.
c.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 1:
Persahabatan
yang terjalin antara Aldo dan Rara merupakan persahabatan antara dua kutub
sosial yang berlawanan, yaitu antara si miskin dan si kaya. Persahabatan
keduanya membuat keluarga Aldo sangat tidak nyaman dengan keberadaan Rara,
sedangkan kehidupan Aldo yang mewah membuat Rara dan teman-temannya
menginginkan sesuatu yang lebih dari apa yang mereka miliki.
d.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 2:
Film “Rumah
Tanpa Jendela” menyampaikan ajaran moral untuk anak-anak tentang perbedaan
sosial yang ada di masyarakat. Oposisi biner yang terjadi di dalam film ini diterangkan
dengan keadaan Aldo sebagai si kaya yang memiliki apapun yang dibutuhkan dan di
inginkannya, serta Rara sebagai si miskin yang memiliki segala keterbatasan
dalam hal material.
e.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 3:
Sikap moral
yang ada pada film ini adalah rasa bersyukur, yaitu rasa bersyukur yang
harusnya dimiliki oleh Rara terhadap kehidupannya tanpa menginginkan hal yang
tidak mungkin dimilikinya, hingga akhirnya terjadilah peristiwa yang membuat
dirinya sadar.
f.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 4:
Peristiwa
yang terjadi di kehidupan Rara dijadikan pelajaran bagi keluarga Aldo untuk
bersyukur atas apa yang telah mereka miliki. Oleh karena itu, mereka membantu
keluarga Rara sebagai rasa terima kasih mereka atas pelajaran yang mereka
dapatnkan.
g.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 5:
Pada film
ini, kemiskinan yang dialami Rara
dianggap sebagai sebuah takdir manusia tanpa melihat ketidak adilan
distribusi kekayaan yang didukung oleh Negara.
h.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 6:
Film “Rumah
tanpa jendela” mengisyaratkan jendela sebagai rasa syukur terhadap kondisi yang
sudah ada. Oleh karena itu, hendaknya si miskin berlapang dada dan menerima
kondisinya, serta si kaya bersyukur dari apa yang telah ia miliki.
i.
Informasi dalam tafsiran isi tahap 7:
Film ini
ditujukan untuk anak-anak masyarakat borjuis agar saat mereka dewasa nanti
terbangun menjadi borjuis yang melihat kemiskinan dan kekayaan sebagai takdir
dan tidak perlu ditanyakan lagi penyebabnya.
j.
Informasi dalam evaluasi tahap 1:
Sebagai
film musical, film ini tidak banyak menyajikan lagu-lagu kecuali penekanan
dramatis. Satu-satunya scene musikalnya adalah energy dan semangat anak-anak.
k.
Informasi dalam evaluasi tahap 2:
Penggambaran
kemiskinan yang dijalani Rara tidak berlebihan karena dalam film tersebut
menggambarkan keluarga yang baik dan pergaulan Rara yang terbebas dari
eksploitasi maupun perilaku deskriminatif.
l.
Informasi dalam rangkuman:
Film “Rumah
Tanpa Jendela" ini merupakan film yang merespon kondisi masyarakat
Indonesia yang terfragmentasi dalam kelas-kelas sosial/ekonomi yaitu kondisi
hidup ideal yang dibayangkan oleh kelas menengah atas.
2. Coba kalian
perhatikan kembali bahasan tentang teks ulasan film ”Rumah Tanpa Jendela” di
atas. Kalian dapat melihat bahwa penulis ulasan atau resensi tersebut melontarkan
pujian, sekaligus kritikan terhadap film tersebut. Tugas kalian adalah menentukan
bagian dari ulasan film yang berupa pujian serta bagian yang berupa kritikan,
lalu tuliskan pada kolom berikut.
No.
|
Film “Rumah Tanpa Jendela”
|
|
Pujian
|
Kritikan
|
|
1.
|
Jendela dalam film “Rumah Tanpa Jendela” merupakan sebuah metafora yang
mengena.
|
Sayang, sebagai sebuah film musikal, tidak banyak yang disumbangkan
oleh lagu-lagu yang dinyanyikan dan ditarikan dalam film
ini, kecuali penekanan dramatis belaka.
|
2.
|
Layaknya dongeng anak-anak dalam majalah Bobo, film “Rumah Tanpa Jendela”
menyampaikan ajaran moral pada anak-anak untuk menghadapi realita sosial
dalam masyarakat yang terfragmentasi dalam perbedaan, baik secara struktur
sosial-ekonomi maupun kondisi fisik/mental.
|
Namun, permasalahan dari film musikal anak-anak adalah bahwa ia
menawarkan resolusi yang dibayangkan oleh pembuat film agar bisa dipahami
oleh anak-anak. Hal ini hanya dimungkinkan dengan melakukan penyederhanaan.
|
3.
|
Penggambaran kemiskinan dalam film tersebut tidak berlebihan. Film
tersebut menggambarkan keluarga baik-baik dan protektif untuk meyakinkan
bahwa pergaulan Rara terbebas dari eksploitasi maupun perilaku destruktif
yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat miskin di belahan dunia
manapun.
|
|
0 comments :
Posting Komentar