Tugas 4 Menginterpretasi Makna Teks "Khalil Gibran"

5 Februari 2016

Tugas 4 Menginterpretasi Makna Teks "Khalil Gibran"


1.      Setelah kalian membaca teks cerita ulang biografi “Khalil Gibran” tersebut, cobalah kalian diskusikan beberapa hal berikut.
a)      Pernahkah sebelumnya kalian mendengar nama Khalil Gibran?
Pernah
b)      Apa yang kalian ketahui tentang Khalil Gibran sebelum kalian membaca teks cerita ulang biografinya ini?
Khalil Gibran adalah sosok penulis puisi yang sangat terkenal dengan karyanya yang romantis
c)      Adakah informasi yang baru kalian ketahui setelah membaca teks tersebut?
Ya, bahwa kisah hidup Gibran ternyata sangat sulit dan penuh perjuangan, dia juga bukan hanya penulis tetapi merupakan pelopor revormasi sosial melalui karyanya
d)      Tahukah kalian apa saja karya yang telah dihasilkannya?
The Broken Wings (1912), A Tear and A Smile (1914), The Madman/Spirits Rebellious (1918), Twenty Drawing (1919), The Forerunne (1920), The Prophet (1923), Sand and Foam (1926), Jesus the Son of Man (1928), The Garden of the Prophet (1933), SecretLittle Book of Love (1971), dan lain sebagainya.
e)      Pernahkah kalian membaca karya Khalil Gibran dan bagaimana pendapat kalian tentang karya tersebut?
Tidak pernah.

2.      Setelah membaca teks “Khalil Gibran”, dapatkah kalian menguraikan struktur yang membangun teks tersebut? Apakah terlihat orientasi, urutan peristiwa kehidupan tokoh, dan reorientasi dalam teks cerita ulang biografi itu? Silakan kalian diskusikan dalam kelompok kecil yang telah kalian bentuk sebelumnya. Setelah itu, tulislah hasil diskusi kalian tentang struktur yang membangun teks “Khalil Gibran” itu.
No.
Struktur Teks
Kalimat dalam Teks
1.
Orientasi
Khalil Gibran adalah penyair ternama yang karya karyanya mencerminkan ranah budaya Timur dan Barat. Karya-karyanya yang penuh perlambangan digemari pelbagai kalangan, termasuk di Indonesia. Kisah hidupnya sendiri penuh kesulitan: dari soal ekonomi, ditinggal mati orang yang dicintai, sampai kisah cintanya yang platonis dengan May Ziadah
2.
Urutan Peristiwa
Tahap 1
Khalil Gibran dilahirkan dalam lingkungan sebuah keluarga miskin pada 6 Desember 1883 di Bisharri, sebuah kota kecil di Lebanon Utara yang terletak di kaki pegunungan yang dianggap suci, Pegunungan Cedar (Jabal ar-Arz). Keluarga Gibran adalah penganut agama Kristen Maronit, suatu mazhab yang bernaung dalam lingkungan gereja Katolik Roma. Ayahnya seorang yang
gagah dan tegar, tetapi pecandu arak dan judi sehingga membuat keluarganya hidup dalam kesempitan. Ibunya, Kamila Rahmi, anak seorang pendeta gereja Maronit, Istifan Rahmi. Dari suaminya terdahulu, ibu Gibran memeroleh satu anak, yaitu Boutros, sementara dari ayah Gibran ia memeroleh tiga anak, yaitu Gibran, Mariana, dan Sultana.
3.
Urutan Peristiwa
Tahap 2
Karena kesulitan ekonomi di Lebanon, keluarga ini akhirnya pindah ke Amerika. Mereka tiba di Boston pada 1894 meskipun dalam kenyataannya kehidupan ekonomi mereka tidak begitu membaik. Bakat kesusastraan dan melukis Gibran mulai menonjol sejak ia bersekolah di Boston (1895—1897). Pada 1896—1901 Gibran kembali ke Lebanon dan bersekolah di Madrasah al-Hikmah, Beirut. Setelah lulus dengan pujian tinggi dari al-Hikmah, Gibran mengembara ke Yunani, Italia, Spanyol, dan akhirnya menetap di Paris untuk belajar seni. Di sinilah ia belajar dan mendapat pengaruh kuat dari pematung ternama Auguste Rodin.
4.
Urutan Peristiwa
Tahap 3
Gibran kembali ke Boston pada 1902 karena mendapat kabar bahwa ibunya sakit keras. Ibu yang sangat memengaruhi Gibran ini akhirnya meninggal pada 28 Juni 1903 setelah didahului oleh adiknya, Sultana (4 April 1902) dan kakaknya Boutros (12 Maret 1903). Kematian orang-orang yang sangat disayanginya ini sangat membekas pada diri Gibran yang sangat jelas terekspresikan dalam karya-karya yang ditulisnya.
5.
Urutan Peristiwa
Tahap 4
Hidup dalam dua kutub ranah budaya, Timur dan Barat, Gibran menjelma menjadi manusia kosmopolit yang tidak terikat pada kebangsaan dan kebudayaan tertentu. Ia telah megalami “transendensi yang melampaui batasbatas kebangsaan dan kebudayaan menuju kemanusiaan sejagad,” begitu tulis Fuad Hassan dalam buku Menapak Jejak Khalil Gibran (Pustaka Jaya, 2000). Ia hanya terikat pada perjuangan hak dan martabat manusia tanpa memandang batas bangsa dan budaya. “Jagad adalah negeriku dan keluarga manusia sukuku,” katanya dalam Suara Penyair (Pustaka Jaya, 1988).
6.
Urutan Peristiwa
Tahap 5
Hal yang barangkali tidak banyak diketahui orang adalah bahwa Gibran adalah seorang pelopor reformasi sosial. Dampaknya tampak nyata pada perubahan yang terjadi di negerinya, Lebanon. Menurut Fuad Hassan, “Kiranya tidak keliru untuk menyimpulkan bahwa meluncurnya proses perubahan sosial yang terjadi di Lebanon banyak sekali dipengaruhi oleh kritik sosial yang secara tajam dan gencar dilancarkan Gibran melalui tulisan-tulisannya.”
7.
Urutan Peristiwa
Tahap 6
Bukti kritiknya yang tajam terhadap kalangan gereja adalah dibakarnya karya Gibran, Spirits Rebellious, di muka khalayak ramai di pasar Beirut dan jatuhnya hukuman ekskomunikasi dari pimpinan gereja Maronit terhadap Gibran. Peristiwa ini juga membuktikan sisi lain sosok Gibran sebagai seorang pemberontak terhadap ketidakadilan dan kemunafikan. Ia mencecar habis kaum agamawan dan pihak gereja. Untuk apa dibangun gereja yang megah jika para penganutnya berada dalam kemiskinan yang berkepanjangan? Mengapa para pendeta hidup mewah, makan roti segar, dan minum anggur lezat sementara para penganutnya memeras keringat untuk sekadar hidup? Dengan perumpamaan yang tepat dan menohok, Gibran melalui cerita “Khalil si Murtad” (dalam Spirits Rebellious) bertanya kepada para biarawan, “Jesus telah mengutuk kalian sebagai domba di tengah serigala; lantas, apa yang menjadikan kalian ibarat serigala di antara domba-domba.”
8.
Urutan Peristiwa
Tahap 7
Bagian paling “tragis” dalam kehidupan Gibran adalah kisah cintanya dengan dua wanita, yaitu Mary Haskell dan May Zidah. Mary Haskell adalah wanita Amerika yang sepuluh tahun lebih tua daripada Gibran dan diketahui sangat berpengaruh terhadap perkembangan Gibran sebagai penyair dan pelukis. Ia pula satu-satunya wanita yang pernah secara resmi dipinang oleh Gibran, tetapi ditolak karena berbagai macam pertimbangan. May Zidah adalah sastrawati Arab kelahiran Nazareth (1908) yang menjalin hubungan cinta melaluii suratmenyurat sampai ke akhir hayat Gibran.
9.
Reorientasi
Hubungan cinta yang tampak jelas dalam surat-surat mereka yang sudah dipublikasikan sering dijadikan contoh cinta platonis sejati (lihat Surat Cinta Khalil Gibran, Pustaka Jaya, Cetakan ke-9, 2003). Hal ini merupakan kisah yang sesungguhnya tidak terbayangkan karena Gibran tidak pernah mengetahui wajah May, bahkan melalui sehelai foto pun.
3.      Struktur yang membangun teks “Khalil Gibran” telah kalian diskusikan dan telah pula kalian paparkan bersama. Lantas bagaimana dengan isi teks itu sendiri? Sudahkah kalian puas dengan informasi yang diberikan? Apakah dalam teks “Khalil Gibran tersebut telah tergambar dengan jelas informasi dasar tentang tokoh yang digambarkan maupun tentang riwayat hidup dengan segala momentum bersejarah yang membuat ia ternama?
Untuk mengetahui apakah telah terdapat informasi yang lengkap dalam teks tersebut, cobalah kalian lengkapi kolom kosong berikut ini!
No.
Biodata Khalil Gibran
1.
Nama Lengkap
Gibran Khalil Gibran
2.
Nama Gelar
Pelopor reformasi sosial
3.
Tempat dan Tanggal Lahir
6 Desember 1883 di Bisharri, Lebanon Utara
4.
Tempat dan Tanggal Wafat
10 April 1931 di New York, Amerika Serikat
5.
Nama Orang Tua
Kamila Rahmi
6.
Nama Pasangan
Mary Haskell dan May Zidah
7.
Jumlah dan Nama Anak (jika ada)
Tidak ada
8.
Riwayat Pendidikan
Boston (1895—1897), Madrasah
al-Hikmah, Beirut (1896—1901), School of Beaux Arts dan Julian Academy (1909-1910).
9.
Riwayat Kepengarangan
Karya pertamanya adalah buku berjudul The Madman/Spirits Rebellious (1918) yang dicetak dalam Bahasa Inggris. Kemudian terbitlah buku-buku selanjutnya yaitu Twenty Drawing (1919), The Forerunne (1920), dan The Prophet (1923). Melalui karyanya, ia belajar untuk memahami dunia sebagai orang dewasa.
10.
Berbagai Permasalahan yang Pernah Dihadapi
·      Keluarganya mengalami kesulitan ekonomi di Lebanon dan memutuskan pindah ke Amerika tahun 1894 meskipun keadaan ekonomi mereka tidak begitu membaik.
·      Ditinggal mati keluarga tercintanya, yaitu adiknya, Sultana (4 April 1902), ibunya (28 Juni 1903) dan kemudian kakaknya, Boutros (12 Maret 1903).
·      Kisah cintanya dengan dua wanita yaitu Mary Haskell yang secara resmi dipinangnya tetapi kemudian ia ditolak, dan dengan May Zidah yang dijalaninya dengan surat-menyurat tanpa pernah bertemu sama sekali hingga ia meninggal dunia.
11.
Peristiwa yang Paling Berkesan Selama Hidup
Kisah cintanya dengan
dua wanita, yaitu Mary Haskell wanita Amerika yang sepuluh tahun lebih tua daripada Gibran dan sangat
berpengaruh terhadap perkembangan Gibran sebagai penyair dan pelukis adalah satu-satunya wanita yang pernah secara resmi dipinang oleh Gibran, tetapi ia kemudian meninggalkan Gibran dan menikah dengan orang lain, dan May Zidah
sastrawati Arab kelahiran Nazareth (1908) yang menjalin hubungan cinta surat-menyurat sampai ke akhir hayat Gibran tanpa bertemu sama sekali.
12.
JuduL Karya
The Broken Wings (1912), A Tear and A Smile (1914), The Madman/Spirits Rebellious (1918), Twenty Drawing (1919), The Forerunne (1920), The Prophet (1923), Sand and Foam (1926), Jesus the Son of Man (1928), The Garden of the Prophet (1933), SecretLittle Book of Love (1971), dan lain sebagainya.
4.      Berdasarkan isi teks itu, tentukanlah apakah pernyataan berikut ini benar (B), salah (S), atau tidak terbukti benar salahnya (TT) dengan membubuhkan tanda centang (ѵ) pada jawaban pilihan kalian. Untuk menentukan jawaban, kalian tidak perlu berpedoman pada pengetahuan umum atau pengetahuan yang telah kalian miliki, tetapi cukup melalui informasi yang terdapat dalam teks tersebut.
No.
Pernyataan
B
S
TT
1.
Khalil Gibran dilahirkan pada 6 Desember 1883.
ѵ


2.
Kristen Maronit merupakan suatu mazhab yang bernaung dalam lingkungan gereja Katolik Roma.
v


3.
Ayah Khalil Gibran adalah anak pendeta gereja Maronit.

v

4.
Boutros adalah sepupu Khalil Gibran.

v

5.
Khalil Gibran mengembara ke Indonesia.


v
6.
Khalil Gibran meninggal di Boston pada10 April 1931.

v

7.
Gibran bukan seorang pelopor reformasi sosial.

v

8.
Spirits Rebellious adalah salah satu karya Khalil Gibran.
v


9.
May Ziadah adalah sastrawan asal Arab.
v


10.
Gibran belajar seni dan mendapat pengaruh dari Auguste Rodin (1901—1902).
v





0 comments :

Posting Komentar