Tugas 2 Mengabstraksi Teks Sajak

5 Februari 2016

Tugas 2 Mengabstraksi Teks Sajak


Kalian sudah memahami “Syair Nyanyian Anak”, “Syair Burung Nuri”, “Gurindam
Dua Belas”, dan puisi “Hujan Bulan Juni”, baik strukturnya maupun makna masingmasing
sajak tersebut.
Sekarang yang kalian lakukan adalah mengumpulkan informasi sebanyakbanyaknya
tentang syair, gurindam, dan puisi. Kalian bisa menggunakan koran, majalah,
buku, atau internet yang akan dirujuk sebagai sumber penulisan teks kalian nanti. Jangan
lupa untuk mencatat informasi sekecil apapun yang berkaitan dengan sajak tersebut.
Dalam mengerjakan tugas ini, kalian diminta untuk membuat intisari beberapa
teks sajak.

(1) Abstraksi “Syair Nyanyian Anak”
            Syair Nyanyian anak bercerita tentang rasa syukur kedua orang tua kepada Allah karena telah mengaruniai mereka seorang anak yang amat mereka cintai.  Mereka kemudian mengadakan acara syukuran dan mengundang seluruh kerabat dan tetangga.dalamacar tersebut terselip harapan dan nasihat mereka kelak anak mereka menjadi anak yang berbakti pada orang tuanya, berilmu dan berpendidikan tinggi, taat agama, dan memiliki nilai moral yang baik.

(2) Abstraksi “Syair Burung Nuri”
            Syair Burung Nuri mengisahkan tentang perjalanan cinta seorang yang harus kandas ditengah jalan. Pada suatu hari seorang istri bangsawan bertemu dengan seorang pemuda dan mereka saling jatuh cinta meski sang wanita telah bersuami. Tiap hari sang wanita gundah hatinya, ia ingin bersama dengan cintanya, namun apalah daya, ia telah menikah, sehingga hubungannya dengan sang pemuda harus kandas, mereka harus berpisah.

 (3) Abstraksi “Gurindam Dua Belas”
            Gurindam Dua Belas menjelaskan tentang aturan agama yang harus ditaati manusia, bahwa manusia harus taat pada Tuhannya, harus mematuhi 5 rukun Islam dan 6 rukun Iman, bertanggung jawab sebagai seorang pemimpin, dan bahwa sesungguhnya bila manusia hanya mencari kesenangan dunia sesungguhnya mereka telah tertipu oleh kuasa dunia yang fana. Manusia perlu menyiapkan bekal hidup berupa ibadah sebanyak-banyaknya untuk kehidupan setelah mati sebelum ajal menjemput mereka.

 (4) Abstraksi “Hujan Bulan Juni”
            Hujan Bulan Juni menggambarkan rindu seorang kepada orang yang dikasihinya, namun ia tak dapat mengungkapkan kerinduannya itu.digambarkan sebagai hujan di bulan Juni kerena tidakmungkin turun hujan di bulan Juni. Meski begitu, ia tetap mencintai orang terkasihnya, meski tak dapat mengungkapkannya.

0 comments :

Posting Komentar